Koneksi FTP Pasif Menggunakan Port Port Server FTP

Koneksi FTP Pasif Menggunakan Port Port Server FTP

Halo teman-teman kembali lagi di blog satria mahir, pada kesempatan kali ini saya akan menulis artikel tentang koneksi ftp pasif menggunakan port port server ftp.

Tidak sabar dengan materi menarik yang saya bawakan kali ini? yuk langsung disimak saja teman-teman.

Apa Itu Koneksi FTP Pasif?

Aktif dan pasif merupakan dua mode yang dapat dijalankan oleh FTP.

Utk latar belakang, FTP sebenarnya memakai dua saluran antara klien dan server, perintah dan saluran data, yang sebenarnya yaitu koneksi TCP yang terpisah .

Saluran perintah merupakan buat perintah dan tanggapan sedangkan saluran data utk Memang mentransfer file.

Pemisahan ini berita perintah dan data jadi saluran yang terpisah cara yang keren buat dapat mengirim perintah ke server tanpa mesti menunggu transfer data saat ini selesai. Sesuai RFC, ini hanya diamanatkan buat subset perintah, seperti Mogok, membatalkan transfer saat ini, dan memperoleh status.

Dalam mode aktif , klien membuat saluran perintah namun server bertanggung jawab utk membuat saluran data. Ini sebenarnya bisa jadi masalah Jikalau, Contohnya, mesin klien dilindungi oleh firewall dan tidak akan memungkinkan permintaan sesi yang tidak sah dari pihak eksternal.

Dalam mode pasif , klien membuat ke-2 saluran. Kalian sudah paham itu membangun sebuah saluran perintah dalam mode aktif dan melakukan hal yang serupa di sini.


Tapi, ia selanjutnya meminta server (pada saluran perintah) buat mulai mendengarkan pada port (berdasarkan kebijaksanaan server) daripada coba utk membuat koneksi kembali ke klien.

Selaku bagian dari hal ini, server juga dapat mengirim data ke klien nomor port yang telah ditujukan utk didengarkan, maka klien tahu bagaimana cara untuk menghubungkannya.

Setelah klien mengetahui hal itu, ia selanjutnya dapat berhasil membuat saluran data dan Menyambung.

Koneksi FTP Pasif Menggunakan Port Port Server FTP yaitu Port koneksi 21, port sambungan data di atas 10000.

Mengapa Ada Koneksi FTP Pasif Dan Aktif?

Alasan adanya koneksi ftp pasif dan aktif dikarenakan pada koneksi ftp aktif client dapat mengirim data ke server.Tapi apabila server ingin mengirim data ke client dan firewall dalam keadaan aktif, maka data tersebut tidak akan diterima client.

Untuk koneksi ftp pasif, client dapat membuat saluran dua data sendiri secara langsung.

Bagaimana Cara Atau Konfigurasi FTP Pasif?

A FTP pasif pengaturan hanya memakai porta 21 di sudut server atau backends. Gambar di bawah ini menunjukkan bagaimana koneksi mengalir diwaktu data mesti ditransfer antara klien dan server FTP.

Dalam urutan yang ditunjukkan di atas:
  1. Klien meminta ke server lewat port 21 satu buah perintah.
  2. Server mengakui ke klien.
  3. The klien mengawali koneksi data memakai port data tinggi ke lapisan aplikasi yang disetujui port di sudut server.
  4. Server mengakui ke klien setelah selesai.

Pada titik ini, kita telah menyiapkan penyeimbang beban antara klien dan server, lalu menangani arus lalu lintas, penginisialisasi koneksi, dan perjanjian port antara klien dan server.

Dengan Zevenet Load Balancer, kalian telah mencapai konfigurasi dengan membuat profil pertanian LSLB L4xNAT dengan port 21 serta FTP protokol, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah, dan hasilnya mengatur backend (tidak dipakai buat mengatur port).


Klien mesti mengakses ke alamat VIP dari farm FTP baru.

Demikianlah artikel yang dapat saya tulis mengenai Koneksi FTP Pasif Menggunakan Port Port Server FTP.Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat sampai jumpa and goodbye!.